ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Kolaborasi POLNES  dan FKM Unmul Bangun Jembatan Tipe Busur

December 21, 2021 by  
Filed under Berita, Tehnologi

Vivaborneo.com, Samarinda — Kolaborasi antara Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman (FKM-UNMUL) menghasilkan  sebuah karya  berupa  jembatan tipe busur yang ramah lingkungan.

“Saat ini, penggunaan material kayu sebagai bahan konstruksi Jembatan sederhana mulai ditinggalkan dan beralih ke jembatan beton ataupun baja. Pertimbangan durability dan kekuatan struktur” ujar Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Insan Kamil, pada Senin (20/12/2021).

Dijelaskan, dari tinjauan ekologis, kayu tetaplah material yang paling mampu diperbaharui oleh alam dibandingkan material baja maupun beton.

Apalagi, kembali ke material alam yang ecological merupakan isu dari United Nations (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang perlu didukung oleh institusi pendidikan di seluruh dunia, termasuk oleh Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) maupun  Universitas Mulawarman.

“Mengaplikasikan teori di kampus menjadi suatu pekerjaan yang nyata di lapangan. Diharapkan kolaborasi ini akan menyebarkan trend dan turut serta mensukseskan kampanye isu pemanasan global (global warming)  di dunia ini,” harap Insan Kamil.

Dijelaskannya, di lokasi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman (FKM-UNMUL) telah memiliki jembatan kayu sebagai media yang menyeberangi kanal dengan lebar 8-9 meter (m). Namun,  jembatan penghubung tersebut dibangun dengan cara tradisional dimana terlalu banyak tonggak-tonggak kayu yang dapat menutupi lalu lintas sungai serta menghambat aliran sungai dan lalu lintas di bawahnya.

Jembatan kayu tradisional yang setipe juga banyak digunakan di beberapa anak sungai Mahakam sehingga mempersempit bahkan menutup akses lalu lintas di bawahnya. Konstruksi tersebut juga mengakibatkan menumpuknya sampah yang hanyut di sungai.

Pengabdian kepada Masyarakat ini diawali dengan penentuan bentang dan tinggi bebas jembatan. Kemudian dilanjutkan dengan perencanaan dan perhitungan kekuatan material. Produksi bagian-bagian dari jembatan diproduksi di bengkel jurusan Teknik Sipil Polnes. Kemudian pada tahap perakitan dan erection dilakukan di lapangan.

Dijelaskan Insan Kamil, keunikan dari pengabdian ini adalah dalam pengapilikasian model jembatan busur yang cukup menarik sehingga diharapkan kembali dapat menjadi sebuah pilihan dalam penentuan jenis jembatan bagi pengguna.

Selain menyediakan ruang bebas kayu dengan sistem bongkar rakit, menyajikan estetika  yang lebih luas di bawah jembatan tentunya. Dimana, ruang bebas yang cukup luas dapat mengakomodir lalu lintas air di bawah jembatan.

Ditambahkan Insan Kamil, dengan melatih tukang kayu tradisional dan penyertaan mahasiswa teknik sipil Polnes dalam perencanaan dan fabrikasi jembatan tipe busur,  diharapkan dapat memberi pengalaman dan pengetahuan baru bagi masyarakat pertukang kayuan Samarinda.

 “Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didukung oleh tujuh orang dosen, lima teknisi dan 24 mahasiswa teknik sipil Politeknik Negeri Samarinda. Kolaborasi dengan FKM-UNMUL, yang memiliki kemampuan dan kurikulum promosi, diharapkan dapat memperluas dan lebih dapat diterima ide utama dalam pengaplikasian jembatan busur ini dengan segala kelebihan dan teknologinya,” ujarnya.(*/adv)

POLNES Kembali Jalin Kerjasama Bidang Vokasi  dan Pelatihan Accurate Accounting v.5

December 13, 2021 by  
Filed under Berita

Vivaborneo.com, Paser — Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) kembali menggelar kerja sama Bidang Vokasi.

Ini  sekaligus melakukan Pelatihan Dasar Sistem Pembelajaran Accurate Accounting v.5 bagi Guru bidang Akuntansi SMK se-Kabupaten Paser di Tanah Grogot  pada Rabu (1/12/2021).

Bertempat di ruang Serbaguna SMKN 1 Tanah Grogot juga dilakukan penandatangan MoU bersama lima SMK se-Kabupaten Paser yang dirangkai dengan pelatihan yang dihadiri oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Tanah Grogot, Ujang Mulyana, S.P., M.M, Kepala Sekolah SMK AL-Ikhlas Long Kali, Jemael, S.Pd.I.

Terdapat juga  Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Long Ikis, Gita Ayu Ridiyanthi, S.E, Kepala Sekolah SMKS Kertanegara Kuaro, Rahmi Namirotulmina, SE dan Kepala Sekolah SMKS PGRI 2 Tanah Grogot, Amir Hamzah,SE.MM.

Sedangkan Tim dari Politeknik Negeri Samarinda terdiri dari Ketua Jurusan Akuntansi Polnes Dr. Sudarlan, S.E., M.T dan didampingi oleh Sekretaris Jurusan, Koordinator Program Studi dan Ketua Laboratorium Akuntansi.

Pelatihan Dasar ACCURATE diberikan kepada 16 orang Guru Bidang Akuntansi ini dipandu oleh Instruktur Komputer Akuntansi ACCURATE,   Ibrahim Musa, S.E, M.Bus dibantu oleh Zulfikar, S.E.,MSA (Humbis), dan Eko Adi Widyanto, S.E., MSA sebagai pendamping tutor.

Ketua Jurusan Akuntansi Polnes Dr. Sudarlan, S.E., M.T mengatakan tujuan penandatanganan MoU dan pelatihan ini adalah untuk menjalin kerja sama bidang Vokasi sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

”Tim PKM Jurusan Akuntansi terbuka bagi rekan guru, dosen dan pelaku Koperasi, UMKM serta Lembaga lainnya yang ingin bekerjasama dengan Jurusan Akuntansi Polnes dalam rangka pelatihan dan implementasi Aplikasi Accurate Accounting di masa mendatang,” ujarnya.

Ditambahkannya, jika Vokasi ini diberikan untuk memperkenalkan dasar pengoperasian software Accurate Accounting versi 5 kepada para guru SMK.

“Hasil pelatihan Accurate Accounting ini  diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dan siswa SMK jurusan Akuntansi, agar mereka siap kerja di bidang akuntansi dan keuangan baik di unit-unit usaha Koperasi, UMKM dan perusahan besar khususnya yang berada di Kabupaten Paser dan Kalimantan Timur pada umumnya,” ujar Sudarlan.

Sementara itu, Instruktur Komputer Akuntansi ACCURATE,   Ibrahim Musa, S.E, M.Bus  menjelaskan jika penggunaan Software Accurate Accounting ini ke depannya dapat dipertimbangkan sebagai syarat dalam mempersiapkan siswa-siswi menghadapi Uji Kompetensi Akuntansi (UKA), dalam sistem pengujian observasi praktek Akuntansi Komputer.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMKN 1 Tanah Grogot, Ujang Mulyana, S.P., M.M menyambut baik atas kegiatan tersebut dan berterima kasih kepada Politeknik Negeri Samarinda sebagai Perguruan Tinggi Vokasi yang telah membantu dalam pengembangan SDM guru-guru produktif bidang Akuntansi menghadapi Era Digitalisasi Akuntansi yang bermuara pada peningkatan keterampilan siswa menghadapi dunia kerja.(vb/yul/adv)

Teknik Sipil Polnes Lakukan Pemetaan Sungai Mahakam dengan Batimetri

November 9, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur, Tehnologi

Vivaborneo.com, Samarinda — Longsoran tebing sungai di bawah air dapat memicu bencana alam bagi orang yang berada di sekitarnya.

Seperti yang terjadi saat kejadian longsoran ini terjadi pada tebing sungai Mahakam yang berada di daerah sekitaran Intake PDAM Teluk Lerong, Samarinda.

Untuk mengantisipasi kejadian bencana akibat terjadinya longsoran tebing sungai Mahakam di sekitar kota Samarinda, Jurusan Teknik Sipil Politeknik negeri Samarinda (Polnes) melakukan pemetaan dan pengukuran potensi bencana dengan alat ukur Batimetri.

“Hari ini kita akan mulai mengadakan pengukuran kedalaman sungai atau kontur sungai Mahakam yang berlokasi di dekat Pom Bensin Karang Asam. Ini sebagai usaha untuk mengetahui di dalam sungai tersebut terjadi kelongsoran atau tidak,” ujar Pramono, SST, MengSc selaku Ketua Tim Pengabdian POLNES, pada Sabtu, 25 September 2021.

Tim Pengabdian diketuai oleh Pramono, SST, MengSc, dan beranggotakan Dr. Insan Kamil, serta Tommy Ekamitra S, PhD. Selain itu juga dibantu oleh tiga orang mahasiswa Polnes, sehingga diharapkan  mampu memberikan kontribusi dalam hal perencanaan Pemetaan Profil Dasar Sungai Dengan Alat Batimetri.

Alat Batimetri adalah ukuran dari tinggi rendahnya dasar laut atau sungai. Penggunaan alat ini dapat mengetahui perubahan kondisi hidrografi di suatu tempat, baik laut maupun sungai.

Menurut  Purnomo,  usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kelongsoran pada tebing sungai  dengan cara melakukan pengukuran, agar tidak terulang kembali kejadian serupa  pada tebing sungai.

Tim Pengabdian diketuai oleh Pramono, SST, MengSc, dan beranggotakan Dr. Insan Kamil, serta Tommy Ekamitra S, PhD. Selain itu juga dibantu oleh tiga orang mahasiswa Polnes.

Dengan beranggotakan tiga orang dan berkolaborasi dengan tiga orang mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda, dimulailah pemetaan profil dasar sungai dengan menggunakan alat batimetri.

“Cara pengukuran dengan alat Batimetri ini dengan kapal yang selalu bergerak ke arah hulu sungai, pelan-pelan. Jalannya  sangat pelan, agar datanya yang bisa diambil memiliki kerapatan gambar,” jelasnya.

Pramono menerangkan  data yang didapat adalah sebanyak lebih dari 1.170 titik, yang berarti data kontur sungai sangat rapat dan jelas tampilannya.

Pemetaan juga dilakukan pada bagian tepi sungai atau tebing sungai untuk mengetahui potensi terjadinya kelongsoran tebing. Dengan demikian, akan diketahui potensi kebencanaan yang dapat mengancam lingkungan maupun manusia.

“Data semakin rapat semakin bagus, dimana nanti gambar kontur bawah sungainya akan terlihat dengan jelas,” ujar Pramono.

Seorang mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Samarinda bernama salah satu mengatakan, pemetaan ini dilakukan juga pada pada lokasi yang telah terjadi kelongsoran, yaitu di bagian tepi yang longsor, kurang lebih pada kedalamannya 5,7 meter sampai 8 meter. 

Sungai Mahakam telah ratusan tahun menjadi alat transportasi bagi masyarakat yang terletak  di provinsi Kalimantan Timur dan bermuara di Selat Makassar.

Sungai dengan panjang sekitar 920 Km ini membelah Kota Samarinda melintasi wilayah Kabupaten Kutai Barat di bagian hulu, hingga Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda di bagian hilir.

Sungai Mahakam sejak dulu memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat di sekitarnya sebagai sumber air, potensi perikanan maupun sebagai prasarana transportasi.

Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini tim berasal dari bidang keahliannya. Tim terdiri ketua yaitu satu orang dosen dan dua orang anggota. Tim telah berpengalaman dalam melakukan berbagai kegiatan pengabdian meliputi pembinaan, pelatihan, konsultasi, pendampingan, dan pengembangan pemberdayaan masyarakat.(vb/yul/Adv)

Jurusan Akuntansi POLNES Melatih Guru Aplikasi Accurate Accounting v.5

November 6, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur, Religi, Sosial & Budaya

Vivaborneo.com, Kukar –Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Samarinda (POLNES)  memperkenalkan sistem aplikasi digital terbaru yaitu Aplikasi Accurate Accounting v.5 sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK-ETAP).

Mengingat pentingnya aplikasi ini diberikan kepada pelajar,mahasiswa dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), maka tim pengabdian kepada masyarakat POLNES menggelar pelatihan bertempat di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  Muhammadiyah, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanega ra (Kukar), pada Selasa (2/11/2021).

Pelatihan yang mengambil tempat di ruang kelas Multimedia memperkenalkan materi tentang Program Aplikasi Accurate Accounting v.5.Versiter baru ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK-ETAP). Materi diberikan kepada guru SMK Muhammadiyah Sanga-Sanga, sebagai bagian dari penngkatkan kemampuan mengajar kepada siswa mereka.

Acara Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dirangkai dengan menanda tanganan Memorandum of Understanding/MoU, antara Jurusan Akuntansi POLNES dan SMK Muhammadiyah Sanga-Sanga,  dalam peningkatan kemampuan dan keterampilan guru di masamendatang, khususnya terhadap terhadap jurusan Akuntansi.

Dari pihak sekolah, diwakili oleh Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Sanga-Sanga, Mursidi, S.Ag dan yang mewakili POLNES adalah dari Ketua Jurusan Akuntansi Polnes Dr. Sudarlan, S.E., M.T, yang sekaligus selaku Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini.

Perwakilan guru SMK Muhammadiyah Sanga-Sanga (kiri) menerima sertifikat usai pelatihan Accurate Accounting V.5 yang diberikan oleh Jurusan Akuntansi POLNES.(Foto: Istimewa)

Selain itu turut hadir dua orang instruktur  dari Jurusan Akuntansi yaitu Ibrahim Musa, S.E., M.Bus dan E. Retno Maninggarjati, S.E., M.Bus.

Para dosen atau instruktur juga dibantu oleh satu orang mahasiswa Diploma-4 (D4) Akuntansi Manajerial, Dzulfikar Triadi Putra sebagai pendamping tutor serta  perwakilan staf administrasi dan guru-guru peserta pelatihan.

Para guru peserta pelatihan Accurate Accounting versi 5 bersama instruktur dari Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Akuntansi POLNES

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Akuntansi, Dr. Sudarlan menjelaskan bahwa tujuan pelatihan ini adalah sebagai wujud tanggung jawab akademis untuk memperkenalkan aplikasi Accurate Accounting versi 5 kepada para guru SMK.

“Hasil pelatihan Accurate Accounting diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dan siswa-siswi SMK jurusan Akuntansi, agar mereka siap kerja,  baik di unit-unit usaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perusahan besar,  khususnya yang berada di wilayah Kalimantan Timur,” jelasnya.

Ditambahkan Dr. Sudarlan, dalam mempersiapkan siswa-siswi menghadapi Uji Kompetensi Akuntansi (UKA), diperlukan  sistem pengujian observasi praktek Akuntansi Komputer yang dapat menggunakan Software Accurate Accounting. Karena sistem pengujian yang dilakukan oleh LSP POLNES,  dapat memilih Software MYOB Accounting atau Accurate Accounting.

Penggunaan aplikasi ini seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang akuntansi keuangan. Ke depannya Software Accurate Accounting  akan lebih populer dimana saat ini sudah lebih dari 300 ribu UMKM menggunakan Accurate Accounting,  baik Accurate Desktop maupun Accurate Online, untuk membantu akuntansi mereka.

“Tim PKM Jurusan Akuntansi terbuka bagi rekan guru, dosen dan pelaku UMKM serta Lembaga lainnya yang ingin bekerjasama dengan Jurusan Akuntansi Polnes dalam rangka pelatihan Aplikasi Accurate Accounting,” ucap Sudarlan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Sanga-Sanga Mursidi, S.Ag menyambut gembira kegiatan pelatihan ini dan berterima kasih kepada Jurusan Akuntansi POLNES  beserta Tim PKM Jurusan Akuntansi,  karena pelatihan ini  sangat bermanfaat dalam pengembangan sumber daya manusia guru-guru, terutama di bidang Komputer Akuntansi sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK-ETAP).

“Jika para guru telah memiliki pengetahuan tentang komputer akuntansi sesuai dengan standar yang ditetapkan, mana tentunya akan berdampak pula terhadap meningkatnya kompetensi siswa sebagai bekal mereka siap kerja dan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi,” ujar  Mursidi.(vb/yul)

 

 

Jurusan Administrasi Bisnis Beri Pelatihan Strategi Sukses TOEFL pada Mahasiswa 

October 31, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur, Religi, Sosial & Budaya

Vivaborneo.com, Samarinda — Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) membekali keterampilan kepada mahasiswa perguruan tinggi di Samarinda, pada Sabtu (210/2021).

Pelatihan yang diberikan melalui zoom meeting ini diikuti sekitar 30 peserta ini, merupakan wujud Program Pengabdian kepada Masyarakat oleh Jurusan Administrasi Bisnis.

Ketua Tim Pengabdian pada Masyarakat Drs. Suminto, M. Hum, M.Pd.B.I mengatakan pelatihan ini diberikan dengan maksud agar mahasiswa memiliki strategi pengerjaan dalam TOEFL (Test of English as a Foreign Language) yang terdiri atas Listening Comprehension, Structure and written Expression dan Reading Comprehension). 

“TOEFL atau Test of English as a Foreign Language saat ini merupakan prasyarat akademik atau academic  requirement bagi hampir semua perguruan tinggi di Indonesia tak terkecuali mahasiswa yang ada kota Samarinda,” jelasnya. 

Karena sebagai prasyarat akademik, maka mahasiswa harus mampu mencapai skor TOEFL tertentu untuk bisa lulus  dari sebuah perguruan tinggi.  Misalnya saja Politeknik Negeri Samarinda,  mensyaratkan skor 400 untuk Diploma III  dan 420 untuk Sarjana Terapan. Selain itu TOEFL juga sebagai syarat untuk baik melanjutkan studi lanjut atau short course ke luar negeri.

Tiga dosen Jurusan Administrasi Polnes yang melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui Pelatihan Strategi Sukses TOELF.

“Dan yang tak kalah pentingnya TOEFL juga sebagai syarat untuk seleksi kerja di beberapa instansi maupun perusahaan,” ujar Suminto, yang didampingi dua dosen lainnya yaitu Dr.Indah Martati,S.E.,MM dan Kusrihandayani,S.E.,MM.

Dalam pelatihan diberikan bagaimana strategi agar mahasiswa mampu memahami instruksi dan bagaimana strategi memanfaatkan waktu dalam pengerjaan TOEFL ini. 

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa di Samarinda, diantaranya dari Universitas Mulawarman, Universitas Widyagama, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( IKIP) PGRI, Politeknik Kesehatan dan mahasiswa Polnes sebanyak 30 orang.

Dijelaskan Suminto, pengabdian kepada masyarakat ini merupakan salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi kewajiban untuk dilaksanakan oleh setiap dosen. 

Jadi selain mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagai seorang pendidik yang melakukan kegiatan  belajar mengajar di kampus, seorang dosen juga dituntut untuk melakukan Penelitian dan juga Pengabdian Kepada Masyarakat dengan filosofi dasarnya adalah mengembangkan dan menerapkan bidang ilmu yang ditekuni.

“Berdasarkan kewajiban tersebut, maka kami melakukan pengabdian yang ditujukan kepada mahasiswa pada perguruan tinggi di Samarinda.  Dengan maksud  untuk membantu mereka mengetahui strategi menjawab tes TOEFL agar mencapai skor di atas rata-rata,” ujarnya.(VB/Yul)

 

Next Page »