ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Kutim dan Berau Ditetapkan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional

February 23, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

SAMARINDA — Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau ditetapkan menjadi pengembangan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) di Provinsi Kaltim berdasarkan penilaian Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

“Kawasan pada dua kabupaten di Kaltim ini mendapat nilai melalui pengukuran Indeks Perkembangan Kawasan Perdesaan (IPKP) yang dilakukan kepada semua kawasan perdesaaan di Indonesia,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim M Syirajudin saat diwawancara TVRI Kaltim, Senin (22/2/2020).

Hasil penilaian dengan status Mandiri ini dilakukan oleh Kemendes PDTT tahun 2020. Penilaian dilakukan oleh Pendamping Kawasan di masing-masing kabupaten.

Nama kawasan yang ditetapkan di Kutai Timur adalah Ekowisata Terpadu Taman Nasional Kutai dengan hasil penilaian juga Mandiri. Sedangkan di Berau adalah Kawasan Perdesaan Tanjung Redeb dengan hasil penilaian Mandiri.

Kegiatan yang telah dilakukan pada dua kawasan di Kaltim untuk KPPN Ekowisata Terpadu Taman Nasional Kutai di Kabupaten Kutai Timur berupa budidaya aren genja, budidaya tanaman pangan, perkebunan, produksi gula aren, ekowisata terpadu.

“Kawasan di Kutai Timur melibatkan lima desa dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Sangatta Selatan meliputi Desa Sangatta Selatan, Sangkima, dan Teluk Sangkima. Kemudian Kecamatan Teluk Pandan meliputi Desa Teluk Pandan dan Kandolo,” sebutnya

Sedangkan Kawasan Perdesaan Tanjung Redeb berupa Minapolitan Udang dan Bandeng yang meliputi lima desa di Kecamatan Pulau Derawan.

Lima desa (kampung) tersebut adalah Kampung Kasai, Tanjung Batu, Pulau Derawan, Teluk Semanting, dan Kampung Pegat Betumbuk.

Kawasan ini diperkuat dengan dua regulasi dan dokumen pendukung, yakni Keputusan Bupati Berau Nomor 227/2017, Keputusan Bupati Nomor 236/2017, dan telah memiliki master plan KPPN.

Secara nasional, terdapat 60 kawasan yang pada 2020 memperoleh nilai dari Kemendes PDTT, termasuk di Pulau Kalimantan yang terdapat 11 kawasan, yakni 4 kawasan di Kalbar, 1 di Kalteng, 2 di Kalsel, 2 di Kaltim, dan 2 di Kaltara.

Sementara Kabid Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan Sri Wartini menyebut terdapat lima dimensi penetapan KPPN, yakni dimensi ekonomi, lingkungan, sosial budaya, jejaring sarana prasarana, dan kelembagaan.

“Hasilnya diharap ada evaluasi desa tidak hanya mandiri, tapi menjadi desa berdaya saing,” harapnya.(AM)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.