ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Seratus Desa Sudah Selesaikan APBDes Tahun 2021

February 23, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

SAMARINDA – Sebanyak seratus desa dari 841 desa se Kaltim disebut sudah menyelesaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2021. Terbanyak di Kabupaten Paser, yakni dari 139 desa sebanyak 71 desa sudah selesai maupun dalam proses dan 68 desa belum.

“Ini laporan terakhir yang kita terima. Berdasarkan indentifikasi APBDes Tahun Anggaran 2021 per 15 Pebruari 2020. Mungkin datanya akan terus bertambah,”ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim M Syirajudin, Senin (22/2/2021).

Lainnya, Kabupaten Kutai Kartanegara dari 193 desa yang sudah selesai sebanyak maupun dalam proses 11 desa dan 182 belum, Kutai Timur dari 139 desa sebanyak 11 desa sudah maupun masih proses dan 128 desa belum, serta Kutai Barat dari 190 desa sebanyak 7 desa sudah maupun masih proses dan 183 belum.

Dia berharap 100 desa yang sudah dimaksud bisa segera memenuhi persyaratan pencairan Dana Desa tahun 2021. Dengan demikian bisa merealisasi rencana kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang sudah ditetapkan.

Dan tentunya sesuai prioritas penggunaan Dana Desa mengacu Instruksi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No1/2021 tentang penggunaan Dana Desa tahun 2021.

“Bagi desa yang belum menyelesaikan APBDes diharap segera. Memedomani Instruksi Mendes PDTT dimaksud dan Surat Edaran Menteri Keuangan No SE-2/PK/2021 tentang penyesuaian penggunaan anggaran transfer ke daerah dan Dana Desa tahun 2021. Menyisihkan anggaran minimal 8 persen untuk pengendalian pandemi,” katanya.

Seperti diketahui, jika mengacu data dimaksud masih terdapat 741 desa yang masih belum proses APBDesnya. Dan masih ada kabupaten yang desanya belum ada satupun menyelesaikan APBDesnya.(AM)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.