ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Perempuan Lintas Iman Kota Batu Peringati Hari Kartini dan HUT SPD

April 16, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

BATU – Perempuan lintas Iman Kota Batu memperingati Hari Kartini dalam bentuk Dialog tentang toleransi yang berlangsung di Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Nurochman Perumahan Panorama, Kota Batu sekaligus buka bersama, Sabtu ( 15/4/2023 ).

Dialog 100 perempuan Kolaborasi dari 9 organisasi perempuan/lembaga pendidikan kegamaan, seperti Suara Perempuan Desa/SPD, Sekolah Srikandi Desa/SSD,  STT PROVIDENSIA ADONAY, STT Pancasila Cita,  Institut Injili Indonesia; Komunitas SSpS Biara St Maria dan Komunitas Syalom Batu, Atthasilani dari Padepokan Dhammadipa Arama, Wanita Hindu Kota Batu  dan Wanita Penghayat- Puan Hayati Batu.

Mereka saling berbagi cerita/sharing tentang bagaimana perlindungan perempuan diatur dalam agama dan kitab suci masing masing.

Salma Safitri, Koordinator Sekolah  Srikandi Desa (SSD) di sela-sela kegiatan menyampaikan Salah satu perjuangan Kartini adalah mendidik perempuan menjadi cerdas, merdeka dari kebodohan.

“Kita perlu mendidik anak bangsa untuk bangga pada perbedaan: agama/keyakinan/suku/ras/aliran politik dan lain-lain. Mereka tidak menggunakannya perbedaan itu untuk saling membenci, namun  saling mencintai,” ungkapnya.

Dikatakan, cinta terhadap sesama makhluk adalah puncak tertinggi atas implementasi keyakinan agama/kepercayaan.

Mianah, Ketua Suara Perempuan Desa (SPD), menyatakan  Ramadhan bulan penuh Rahmat. Maka mengisi  Ramadhan dengan sedekah Takjil dan Dialog perempuan antar iman dapat merawat dan memperkuat  toleransi,kata perempuan asal Desa Sumberejo ini.

Sementara Biarawati SSpS dari Komunitas Syalom dan Komunitas St. Maria, Batu menyampaikan Dengan adanya acara ini, kita  bisa berbagi, dengan sesama kita terutama mereka yang sedang sakit.

“Semoga Inspirasi Iman Ibu Kita Kartini menjadi semakin terang bagi kesaksian kaum perempuan di mana kita berada. Habis Gelap Terbitlah Terang”  Mari kita merenungkan  lagu Ibu kita Kartini dgn penuh hikmat dan syukur,” Ungkap

Yelly, mahasiswi   STT Pancasila Cita yang hadir pada Kegiatan ini sangat menginspirasi, untuk memberi wadah bagi kaum perempuan untuk dapat mengekspresikan diri bersama dengan kaum perempuan dari komunitas iman lainnya.

“Hal ini dapat memupuk rasa toleransi terhadap saudara-saudara  yang  berbeda agama. Dampaknya, perempuan yang mayoritas adalah seorang ibu akan dapat memberi pendidikan tentang toleransi kepada anak-anak dan keluarga,” papar Yelly.

Sebelum mengadakan dialog dan buka bersama, Perempuan Lintas Iman Kota Batu yang mengenakan berbusana khas agama/ kepercayaan masing masing memberikan  sedekah Takjil di RS Baptis dan RS  Hasta Brata Bhayangkara, Batu.  Sekitar  750Takjil dibagi untuk keluarga yang sedang menjaga pasien di kedua RS tersebut dan masyarakat sekitar. (Buang supeno)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.