ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Anak Tiri Diancam Hingga Hamil

June 4, 2020 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

SENDAWAR – Kelakuan warga Kampung Besiq, Kecamatan Damai, Kutai Barat (Kubar) berusia 55 tahun ini sangat keterlaluan. Ia tega menghamili anak tirinya yang masih berusia 20 tahun.

Kasat Reskrim Polres Kubar, Iptu. Iswanto

Kasat Reskrim Polres Kubar, Iptu. Iswanto SH, MH saat ditemui wartawan di ruanganya Rabu (3/6/2020) mengatakan, kejadian bermula pada Desember 2019 hingga Januari 2020. Pelaku menelpon korban dan menanyakan keadaan korban. Usai menelpon pelaku mendatangi korban yang tinggal di tempat kos.

“Sejak saat itulah pelaku datang ke kosnya langsung masuk ke kos korban dan memaksa korban melakukan hal yang tidak senonoh layaknya hubungan suami istri,” kata Iswanto.

Dikatakan Iswanto, pelaku melakukan hubungan suami istri dengan anak tirinya tersebut hingga beberapa kali. Korban tidak berani melawan karena di bawah ancaman bapak tiri yang tidak akan memberikan uang sekolahnya.

“Setiap pelaku datang ke kosan korban pasti melakukan hubungan intim layaknya suami istri dengan korban,” ujar Iswanto.

Iswanto menuturkan, tersangka mengatakan ke korban, jika nanti hamil akui saja dilakukan pacar korban. Tersangka juga mengancam akan memukul korban jika tidak mengikuti keinginan tersangka.

“Korban merasa keberatan dengan ancaman pelaku, akhirnya melaporkan perbuatan bapak tirinya ke Satreskrim Polres Kubar,” ungkap Iswanto.

Berdasarkan laporan korban, akhirnya tersangka diamankan Satreskrim polres Kubar di Kampung Besiq, Kecamatan Damai.

Sedangkan pasal yang dilanggar oleh pelaku yaitu, pasal 46 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. (arf)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.