ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Gelapkan CPO, Sopir Truk dan Penadah Diamankan  

July 25, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

SENDAWAR – Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Kutai Barat (Kubar) Polda Kaltim mengamankan 5 tersangka dalam kasus tindak pidana penggelapan dalam jabatan dan penadahan Crude Palm Oil (CPO) atau minyak mentah sawit di salah satu perusahaan swasta Kutai Barat.

Kapolres Kubar, AKBP Heri Rusyaman dalam keterangan resmi kepada wartawan yang disampaikan  Wakapolres Kompol I Gde Dharma Suyasa didampingi Kasat Reskrim AKP Asriadi, Kasat Intelkam IPTU Didik Kurniadi, Kanit Tipidter Satreskrim Polres Kubar IPDA H Agus S SH, dan Kasi Humas IPDA Sukoco, mengatakan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Poros Mencimai, Kecamatan Barong Tongkok, Kubar, Jumat (14/7/2023) sekitar pukul 20.40 Wita.

kasus penggelapan CPO ini adalah kasus yang kedua kalinya pada perusahaan yang berbeda oleh karyawan perusahaan yang ditangani Polres Kubar,” ujarnya di Mapolres, Sendawar, Senin (24/7/2023).

I Gde Dharma Suyasa SH mengatakan kasus ini masih ditangani penyidik Polres Kubar dan masih dalam proses. Kasus kedua ini tertangkap tangan dalam kegiatan dari perusahaan, CPO tersebut diangkut oleh transportir, kemudian digelapkan dalam perjalanan.

Tterjadinya tindak pidana ini berawal dari Tim Audit PT AMS yang bekerjasama dengan karyawan PT JNS terkait pengangkutan CPO. Pada saat tim audit dan karyawan melakukan tangkap tangan dengan dugaan tindak pidana penadahan, ataupun mengurangi sebagian dari CPO, didapatkan barang bukti penggelapan itu.

Modus operandi para tersangka, dengan tidak merusak segel asli di tanki menggunakan kunci khusus. Setelah itu mengeluarkan CPO menggunakan pompa diesel yang ada di belakang truk tanki tersebut dan mengeluarkan sebagian CPO yang ada didalam tanki.

Kecurigaan tim audit dan karyawan tersebut dilaporkan ke Satreskrim Polres Kubar. Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polres Kubar, berdasarkan alat bukti yang ada, maka 5 tersangka dalam kasus ini ditahan di rumah tahanan Polres Kubar.

“Dua tersangka masing-masing berinisial HS dan EN melakukan tindak pidana penggelapan dalam Pasal 55 dan 53 KUHP. Kemudian tiga tersangka lainnya adalah BBS, KS, dan RBS, selaku penadah dikenai Pasal 480 KUHP,” jelasnya.

Ada 3 alat bukti yang didapatkan penyidik terhadap kelima tersangka penggelapan CPO perusahaan ini. Yakni transaksi, petunjuk, dan keterangan dari para tersangka. Menurut pengakuan tersangka, motivasi dalam penggelapan CPO  itu untuk menambah penghasilan.

“Tersangka sebenarnya bekerja di PT JNS selaku sopir truk CPO. Namun dia menjual sebagian CPO perusahaan yang diangkutnya untuk menambah penghasilan,” ujar Agus.

Sedangkan tersangka penadah, menurut Kanit Tipidter, menyiapkan penampungan CPO yang berlokasi di Jalan Poros Kampung Mencimai, Kecamatan Barong Tongkok. Tersangka juga juga mengaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Para tersangka penggelapan CPO dijerat dengan Pasal 374 KUHP ancaman pidana 5 tahun penjara, kemudian Pasal 372 KUHP ancaman pidana penjara 4 tahun, dan Pasal 480 KUHP penadahan ancamannya 4 tahun penjara,” ucapnya.

Saat ini 5 tersangka bersama barang bukti berupa 2 unit truk tanki CPO diantaranya dengan nopol KT 8714 CL dan PK 8875 SF, surat pengiriman barang, surat SPK perjanjian kerja, sertifikat truk tanki puso, mesin alkon/pompa, dan CPO total sekitar 39 ton sudah diamankan di Mapolres Kubar. (arf)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.