ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Siswa SDN 002 Barong Tongkok Bagi Seribu Bendera

August 12, 2017 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

SENDAWAR – menyongsong HUT RI yang ke 72, salah satu komunitas 17 perbatasan, berkolaborasi dengan Presedium Dewan Adat Kutai Barat, dan siswa –siswi SD Negeri 002 Barong Tongkok, membagikan 1000 bendera kepada masyarakat pengendara sepeda motor serta mobil yang melintas di kawasan lampu merah, Kelurahan Simpang Raya, Jumat (11/8/2017).

Ketua Presedium Dewan Adat Kutai Barat, Yustinus Dullah mengatakan, ia berharap anak – anak penerus bangsa ini mengerti dan paham apa arti kemerdekaan serta mengerti adat budaya.

“Karenanya kita tanamkan sejak dini terhadap anak – anak. Anak – anak ini bisa hafal membaca Pancasila serta paham arti dari lima sila yang ada,” kata Yustinus.

Yustinus mengatakan, para pahlawan dulu dengan susah payah merebut tanah air tercinta ini dari para penjajah. Betapa pentingnya bendera merah putih bagi bangsa dan negara.

“Para pahlawan kita dulu merebut bendera ini dari para tangan penjajah dengan mempertaruhkan nyawa mereka. Dengan berbekal bambu runcing para pahlawan dengan gagah berani melawan tentara yang memakai senjata yang canggih beserta tank – tank mereka,” Jelas Yustinus.

Sementara itu kepala sekolah SD Negeri 002 Barong Tongkok, Sisilia menyampaikan terima kasih kepada Dewan Adat dan Komunitas 17 Perbatasan ini yang telah memilih sekolah yang dipimpinnya membagikan 1000 bendera.

“Semoga anak – anak mengerti dan lebih menghargai para pahlawan. Anak didik kami saat ini berjumlah 362 siswa dengan tenaga pengajar 31 orang. Kami berharap dengan menyongsong peringatan HUT RI yang ke 72 ini, SDN 002 kedepannya akan lebih maju dan berkualitas dan jauh dari pengaruh barkoba,” harap Sisilia. (arf)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.