ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Warga Rawa Makmur Keluhkan Pembangunan Yang Tidak Merata

November 20, 2020 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

SAMARINDA – Reses masa sidang III , Anggota Komisi III DPRD Samarinda Anhar melakukan kunjungan dan menampung aspirasi masyarakat di Kecamatan Palaran, Kelurahan Rawa Makmur RT 22 dan 01.

Anhar yang merupakan Politisi PDI Perjuangan tersebut mengungkapkan, masyarakat mengusulkan pembangunan infrastruktur perlu menjadi perhatian utama.

“Warga mengusulkan agar pengecoran jalan-jalan lingkungan di Rawa Makmur” kata Anhar

Anhar

Anggota DPRD Samarinda dari dapil II yang meliputi Kecamatan Samarinda Seberang, Palaran dan Loa Janan Ilir ini menerima keluhan masyarakat mengenai pembangunan yang dilakukan Pemkot Samarinda belum merata di berbagai kecamatan yang ada di Samarinda.

Masyarakat menilai kinerja Pemkot perlu dipertanyakan, sebab Pokok Pikiran Dewan tidak diakomodir dalam Musrembang yang dilakukan Pemkot Samarinda dan pemerintah yang ada di Kelurahan dan sebagian elemen masyarakat.

“Sebetulnya setiap reses tidak ada perubahan permintaan masyarakat. Setelah dicek ternyata memang belum dibangun. Jadi usulan masyarakat dari dulu tetap saja sama, dikarenakan Pemkot Samarinda tidak memperhatikan ketika Musrembang,” ungkap Anhar.

Dikatakan Anhar, lembaga legislatif bukan pelaksana teknis dan eksekutor. Hal ini sudah menjadi tugas dan wewenang eksekutif untuk mengakomodir usulan dewan melalui Pokir dan Badan Anggaran dengan instansi Bappeda untuk menyatukan presepsi program kerja pemerintah kedepan.

“Memang banyak oknum yang memanfaatkan proyek-proyek. Sebetulnya DPRD hanya mengawasi usulan-usulan masyarakat melalui musrembang tingkat kelurahan, kecamatan dan Pemkot Samarinda untuk dibahas di legislatif dengan fungsi anggaran di DPRD Samarinda,” tutupnya. (man/adv)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.