Puji Setyowati Apresiasi Politani Luncurkan BSL

October 18, 2022 by  
Filed under DPRD Kaltim

SAMARINDA — Wakil Ketua DPRD Kaltim Puji Setyowati mengapresiasi peluncuran Project Based Learning (BSL) Politeknik Pertanian Negeri (Politani) dalam mendukung pengembangan pendidikan di Kaltim.

Peluncuran dilakukan dalam rangkaian Wisuda ke-32 Politani Samarinda, di Ballroom Hotel Mesra Internasional Samarinda, Selasa (18/10/2022).

“Prestasi semacam ini patut diacungi jempol. Sebuah kemajuan yang sangat baik dan luar biasa. Tentu ini menjadi kebanggaan bukan hanya untuk kampus namun kebanggaan bagi daerah dibidang teknologi,” kata Puji Setyowati.

BSL sendiri merupakan aplikasi penunjang pengembangan pendidikan. Diantara yang termasuk dalamnya yaitu, absensi berbasis android, aplikasi pendaftaran magang industri, paser smart service dan beberapa lainnya.

Terkait wisuda, istri mantan Walikota Samarinda dua periode Syaharie Jaang ini  mengapresiasi kelulusan semua wisudawan perguruan tinggi tersebut.

“Alhamdulillah tentu ini merupakan prestasi tersendiri bagi semua mahasiswa yang dinyatakan lulus. Saya yakin ada cerita tersendiri dibalik perjuangan adik-adik mahasiswa yang hari ini wisuda. Saya melihat, nilai IPK yang didapat juga rata-rata sangat bagus,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain mahasiswa, kelulusan yang diraih juga hasil dari kerjasama dosen dan tenaga akademik serta orang-orang terdekat yang turut mendukung. Tak hanya itu, dukungan orang tua juga menjadi usaha dan doa tersendiri bagi wisudawan.

Puji juga mengapresiasi prestasi Bidang keuangan, administrasi umum dan kepegawaian pada Politani, yaitu salah satunya Politani peringkat ke-3 Direktorat Jendral Pendidikan Vokasi dalam pemanfaatan surat elektronik kementerian (SINDE) untuk Kemendikbudristek bulan sept 202.

Selain itu, Bidang kemahasiswaan yakni Juara 1 tingkat nasional "lomba survei dan pemetaan" agricultural Innovation Techology IV di Payakumbuh sekaligus Politani sebagai Juara Favorite.(*/adv)

Masa Kerja Pansus Raperda Kesenian Daerah Diperpanjang

October 18, 2022 by  
Filed under DPRD Kaltim

SAMARINDA — Masa kerja Pansus Raperda Inisiatif DPRD Kaltim tentang Kesenian Daerah diperpanjang selama satu bulan. Perpanjangan masa kerja pansus agar seluruh tahapan penyelesaian raperda bisa tepat waktu.

Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menyampaikan, berdasarkan hasil laporan yang disampaikan ketua pansus, maka dapat disimpulkan bahwa pansus pembahas ranperda tentang kesenian daerah masih perlu perpanjangan masa kerja.

“Mengingat ada hal-hal yang perlu dikaji secara seksama sehingga belum terpenuhinya tahapan-tahapan untuk pengesahan raperda dimaksud,” kata Hasanuddin Mas’ud saat memimpin Rapat Paripurna DPRD Kaltim ke 45 tentang penyampaian laporan akhir pansus Raperda Kesenian Daerah, di Gedung Utama DPRD Kaltim, Selasa (18/10/2022).

Selaku pimpinan rapat dan sesuai kesepakatan rapat, perpanjangan masa kerja pansus pembahas ranperda tentang kesenian daerah diterima dan disetujui.

Sementara Ketua Pansus Sarkowi V Zahry mengakatan permintaan perpanjangan masa kerja pansus dikarenakan telah berakhirnya masa kerja pansus.

“Semoga dengan perpanjangan masa kerja pansus yang diberikan, di tengah padatnya kegiatan- kegiatan DPRD pada masa sidang III ini, dapat memacu semangat dan kinerja semua anggota pansus agar bekerja lebih efektif, sehingga seluruh tahapan yang harus dilakukan dapat diselesaikan sesuai waktu yang direncanakan,” harap dia.

Raperda tentang Kesenian Daerah sendiri merupakan salah satu raperda inisiatif DPRD Kaltim yang masuk pada Propemperda 2022.

Permasalahan kesenian yang ada di Kaltim adalah, belum adanya payung hukum yang tepat untuk pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan terhadap seni dan budaya yang lahir dan berkembang di masyarakat.

“Kaltim merupakan salah satu daerah multi-etnis yang menuntut kita untuk menunjukkan keseriusan dalam menjaga keberagaman seni dan budaya yang menjadi identitas dan kekayaan daerah di tengah dinamika perkembangan global,” ujarnya.

Untuk itu kata dia, diperlukan langkah strategis dalam upaya pemajuan kebudayaan melalui pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan, guna mewujudkan masyarakat Kaltim yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam seni dan budaya.

“Raperda ini bertujuan untuk menjadi pedoman pemerintah dalam menguatkan karakter dan jati diri masyarakat, melindungi nilai-nilai kebudayaan, mengembangkan kebudayaan untuk meningkatkan ketahanan budaya, dan kontribusi budaya daerah terhadap peradaban dunia, membina kebudayaan dalam kehidupan individu, masyarakat, dan lembaga, mewujudkan pemerataan akses aktivitas berkebudayaan, dan meningkatkan apresiasi budaya dan penghargaan kepada pelaku dan pemerhati kebudayaan,” jelasnya.

 

Berdasarkan laporan kerja yang telah disampaikan, pansus kata dia mempunyai tanggungjawab untuk menyelesaikan dan melaksanakan tahapan yang harus dilalui dalam pembahasan raperda.

Paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kaltim Hasanuddi Mas’ud didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, Seno Aji, dan Sigit Wibowo, serta Sekwan Muhammad Ramadhan.

Mewakili Gubernur Kaltim, Kepala Dinas Pendidikan Kurniawan, turut menghadiri paripurna penyampaian laporan akhir pansus. Sementara, penyampaian laporan akhir pansus disampiakan langsung Ketua Pansus Kesenian Daerah, Sarkowi V Zahry. (*/adv)

Pemerintah Diharap Cari Solusi Masalah Administrasi Kependudukan Syarat Daftar Sekolah

October 18, 2022 by  
Filed under DPRD Kaltim

Ananda Emira Moeis

SAMARINDA –  Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis berharap pemerintah harus bisa mencari solusi untuk permasalahan administrasi kependudukan menjadi salah satu syarat seseorang untuk bisa mendaftar di SMA jalur zonasi.

Disebutkan, alamat pada KK yang diterbitkan disyaratkan paling singkat satu tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB.

”Jangan sampai, anak-anak kita ditolak oleh sekolah karena aturan jalur zonasi, dimana KK domisili minimal satu tahun,” ucapnya, Senin (17/10/2022).

Aturan ini pun dikhawatirkan menjadi kendala bagi peserta didik baru yang ingin mendaftar jalur zonasi pada sekolah di masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur.

Karenanya harus ada perhatian serius terhadap regulasi ini. Sebab, pendidikan menjadi hak paling dasar yang harus dimiliki generasi penerus bangsa.

Jangan sampai, kata dia, masyarakat tidak dapat pendidikan karena ini. “Kalau memang regulasinya seperti itu, coba lebih diperhatikan lagi bagaimana caranya agar mereka bisa keterima. Kan, yang penting harus bisa sekolah,” jelasnya.

Disinggung bahwa permasalahan ini terus terulang setiap tahunnya. Ananda menuturkan bahwa Komisi IV akan terlebih dulu merapatkan permasalahan ini untuk tindakan selanjutnya.

“Nanti pihak terkait kita panggil dulu. Karena ini regulasinya dari Pemerintah Pusat. Kita sampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim seperti apa penyelesaiannya,” paparnya.

Kemudian rekomendasi yang dihasilkan bisa disampaikan ke pusat. “Kita juga ingin Disdikbud memberikan masukan. Nanti kita bahas dulu lebih mendetail, karena belum pernah dibahas ini,” sambungnya.

Politisi PDI Perjuangan ini kembali menegaskan bahwa seluruh masyarakat Indonesia khususnya Kaltim memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan. Maka, jangan sampai aturan menjadi kendala seseorang menerima pendidikan.

“Jangan sampai terjadi permasalahan anak-anak kita nggak bisa sekolah. Namun, kita tetap harus melihat lagi duduk permasalahannya secara detail. Nanti kita rapatkan dulu,” tegasnya. (ADV)

Sukmawati Sosialisasikan Perda Fasilitasi P4GN Batu Engau

October 18, 2022 by  
Filed under DPRD Kaltim

PASER – Anggota DPRD Kaltim Sukmawati menyosialisasikan Perda No. 4 tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan, serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Prekursor Narkotika dan Psikotropika Desa Tempakan, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, Senin (17/10/2022).

Kegiatan dalam rangka mengedukasi soal pencegahan dan bahaya akan narkoba yang harus dicegah bersama-sama bagi masyarakat daerah pemilihannya.

“Perda ini sangat penting diketahui oleh masyarakat. Khususnya terkait dengan pencegahan. Bagaimana agar masyarakat dapat mengetahui bagaimana mencegahnya, sehingga narkotika tidak masuk ke lingkungan Desa Tempakan,” katanya.

Menurutnya butuh peran semua pihak untuk mencegah ini. Narkoba merupakan masalah serius karena banyak anak-anak muda sudah terjerumus. “Dan saya berharap hal tersebut tidak terjadi dikampung ini,” timpalnya.

Kaltim memang menjadi salah satu pangsa pasar peredaran narkotika. Hal tersebut didasari letak geografis yang berdekatan dengan negara tetangga dan ditambah lagi ekonomi Kaltim sebagai daerah penghasil SDA cukup bagus.

“Kekhawatiran saya ternyata pengedar tak hanya menyasar perkotaan saja, tapi sudah masuk sampai ke desa-desa. Saya tidak ingin kampung ini yang merupakan daerah pemilihan menjadi target bisnis haram tersebut. Makanya kita gelar sosialisasi ini,” akunyam

Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga lingkungan anak-anak dan keluarga. Memberikan perhatian lebih kepada sanak keluarga.

“Jangan sampai salah pergaulan. Kita harap dari orang tua, para bapak ibu ini, bisa menjaga anak-anaknya. Anak-anak remaja kita yang memang sangat rentan ini, bisa bebas dari jerat narkoba,” kata wakil rakyat Kaltim, dapil Paser-PPU ini.

Masyarakat pun antusias mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Dengan penjelasan terkait penyebab terjadinya penyalahgunaan narkoba hingga upaya yang bisa dilakukan untuk mencegahnya.

Dijelaskan bahwa penyebab terjadi penyalahgunaan dikarenakan berbagai faktor. Mulai dari individu, ekonomi, lingkungan. Misalnya faktor individu, yang didasari karena keingintahuan tanpa berpikir panjang terhadap risikonya.

Bagaimana mencegahnya? Upaya yang bisa dilakukan yaitu melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba atau melakukan razia dadakan secara rutin. Seperti yang dilakukan Sukmawati ini.

“Meningkatkan peranan dan kegiatan masyarakat, agar kelompok masyarakat lebih sejahtera dan tidak berpikir untuk memperoleh kebahagiaan dengan menggunakan narkoba,” paparnya.

Selain itu, dilakukan program kuratif. Pemulihan atau pengobatan untuk menyembuhkan ketergantungan pemakai narkoba. Lalu, program represif yang ditujukan untuk menindak para produsen, bandar, pengedar dan pemakai narkoba secara hukum dengan mengawasi dan mengendalikan produksi ataupun distribusi narkoba. (ADV)

Kunjungi SMK 2 Tenggarong dan SMK 1 Tenggarong Seberang, Reza Pemanfaatan Dana Aspirasi

October 3, 2022 by  
Filed under DPRD Kaltim

SAMARINDA – Mengawali kegiatan pekan pertama di Oktober 2022 ini, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim H Akhmed Reza Fachlevi melakukan kunjungan ke dua sekolah di Kutai Kartanegara. Masing-masing SMK Negeri 2 Tenggarong dan SMK Negeri 1 Tenggarong Seberang.

Di SMK Negeri 2 Tenggarong, Reza, sapaan akrab wakil rakyat dari dapil Kutai Kartanegara ini, disambut kepala sekolah, Sumiarsih. Dalam kesempatan itu, Reza melihat langsung 108 set meja kursi untuk sekolah ini, yang merupakan hasil dana aspirasinya sebagai wakil rakyat dari Fraksi Partai Gerindra.

“Alhamdulillah, meja kursi yang dikirim untuk sekolah ini sudah dimanfaatkan,” kata Reza. Tak hanya meja dan kursi untuk siswa, bantuan juga diberikan untuk meja dan kursi guru, lemari, hingga papan tulis.

Tak hanya melihat meja dan kursi kelas, Reza juga sempat diajak berkeliling di sekolah yang memiliki luas 2 hektare ini. Sekolah yang memiliki 10 program keahlian ini jelas sangat menarik untuk dikunjungi.

“Hasil karyanya bagus-bagus. Mudah-mudahan semua siswa sudah siap di dunia kerja begitu lulus,” kata Reza melihat hasil kerajinan gerabah dari siswa jurusan seni kriya. Saat berada di kelas desain komunikasi visual, Reza juga sempat menantang para siswa agar membuat gambar karikatur wajah dan logo. “Nanti serahkan hasil desainnya ke kepala sekolah, yang terbaik nanti saya berikan hadiah,” kata Reza.

Sementara di kelas lain, misalnya di program keahlian musik, Reza juga sempat mengajak para siswa tanya jawab. Tentunya, hadiah hiburan pun diberikan kepada para siswa di sela kegiatan tersebut.

“Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan melalui pak Reza. Kami berharap, ke depan ada dukungan serupa lagi. Masih ada 6 kelas lagi yang meja dan kursinya perlu perbaikan,” sebut Sumiarsih, kepala SMK Negeri 2 Tenggarong.

Sumiarsih mengakui, sudah cukup lama tidak mendapatkan dukungan dari Pemprov Kaltim. “Dengan bantuan ini, siswa dan para guru pun senang. Semoga sama sama berkah,” sambungnya.

Ditambahkan Sumiarsih, sekolah yang dipimpinnya memiliki 1.227 siswa dengan jumlah guru lebih 70 orang dan 43 di antaranya adalah guru ASN. Guna mendukung siswa yang tidak mampu, sekolah ini bahkan memberikan voucher makan di kantin untuk 30 siswa. Masing-masing siswa mendapatkan voucher senilai Rp 200 ribu per bulan.

Usai dari SMK Negeri 2 Tenggarong, Reza langsung bergeser ke SMK Negeri 1 Tenggarong Seberang, tepatnya di Desa Embalut, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. Di sekolah yang dipimpin Agus Purnama ini, Reza juga meninjau meja dan kursi siswa yang diberikan melalui dana aspirasinya.

“Alhamdulillah, meja dan kursi untuk siswa, serta untuk guru bisa dimanfaatkan dengan baik di sekolah ini,” sebut Reza. Di sela kunjungan itu, Reza juga menerima usulan dan masukan demi kemajuan pendidikan di desa ini.

Di sekolah yang memiliki program keahlian asisten keperawatan serta teknik dan bisnis sepeda motor ini, Reza sempat melihat ruang praktik untuk program asisten keperawatan. Ia pun mengakui, sekolah ini memerlukan dukungan lebih maksimal, karena masih terbatasnya ruang kelas, termasuk ruang guru.

“Sebagian siswa, menumpang di gedung SD 003 Tenggarong Seberang,” sebut Agus Purnama, kepala SMK Negeri 2 Tenggarong Seberang. Dengan jumlah 133 siswa, sekolah ini memiliki 5 rombongan belajar. Harapannya, ke depan sekolah ini memiliki tambahan ruang kelas, juga bisa memiliki lapangan untuk upacara bendera. Menanggapi berbagai usulan itu, Reza meminta pihak sekolah untuk segera menyampaikan usulan, agar bisa segera ditindaklanjuti.

Di sela kunjungan tersebut, Reza juga sempat berdialog dan tanya jawab dengan para siswa sekolah tersebut. Tak lupa, hadiah berupa cokelat sudah disiapkan bagi siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat.  (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb