Joni Imbau Masyarakat Jajan Olah UMKM Lokal

November 23, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Di era pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung hingga sekarnag tentu berpengaruh terhadap sektor UMKM. Terkait hal itu, Ketua DPRD Kutim H Joni mengimbau masyarakat, untuk membeli dan mengonsumsi barang hasil olahan UMKM lokal. Langkah ini guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Mulai yang kecil aja dulu, kita membiasakan membeli produk lokal agar usaha mereka bisa berjalan sebagaimana mestinya,” kata Joni, Senin (22/11/2021).

Menurut pengamatannya dan informasi dari berbagai pihak, pelaku UMKM di Kutim kini mulai terkikis, akibat kondisi ekonomi yang memprihatinkan akibat covid-19. Selain itu juga lantaran kurangnya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Guna mengatasi hal ini, salah satu sousinya dalah, kita membeli produk mereka. Kemudian harus ada kolaborasi berbagai pihak termasuk pemerintah dan swasta untuk meningkatkan kualitas SDM, agar bisa bangkit kembali,” ungkap Joni.

“Kita tidak hanya bicara saat ini, namun pasca Pandemi. Ke depannya persaingan pasti lebih ketat dari para kompetitor,” tambah politisi PPP Kutim itu.(adv)

DPRD Dukung Percepatan Atasi Blank Spot di Pedesaan

November 22, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Ketua DPRD Kutim H Joni mengungkapkan mendukung mempercepat pembangunan jaringan seluler di pedesaan, yang secara total belum terjamah.  Sebab, hubungin komunikasi  ini sangat penting, sehingga program pembangunan blank spot harus didukug, karena juga merupakan kepentingan masyarakat.

Ketua DPRD Kutai Timur, Joni

“Saya dengan pak Bupati sudah sepakat dan saling mendukung segera dibangun jaringan di desa yang masih blank spot, agar warga bisa menggunakan dan memperoleh informasi dengan cepat,” kata Joni, Jumat (19/11/2021).

Politisi PPP Kutim itu, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan semua pihak termasuk Bupati. Selama kepemimpinan sebagai legislator Kutim, Joni akan merealisasikan program ini, agar semua desa yang ada di Kutim mendapatkan infrastruktur telekomunikasi. Sehingga bisa menggunakan jaringan menjadi hal positif bagi mereka.

“Saya merasakan sendiri, di beberapa titik di desa tertentu sinyal blank spot, bahkan hilang sama sekali. Sehingga tidak bisa berkomunikasi, mengirim pesan atau nelpon ada yang bisa, kadang tidak bisa,” sambungnya.

Ketika dilaksanakan Musrenbang Maret lalu bersama pemerintah, pihaknya banyak menerima usulan masyarakat, termasuk yang utama jaringan telekomunikasi yang memadai. Terutama di sejumlah desa yang sampai sekarang masih blank spot.

“Banyak yang mengadu, apalagi saat pandemi Covid-19 anak-anak terganggu sekolahnya karena sekolnyamelalui daring. Ini juga sejalan dengan visi misi Bupati, demi kebaikan bersama tentu kami dukung,” tutup Joni. (adv)

Faisal  Mencoba Rintis Bisnis Ternak Ayam Petelur

November 22, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kutim, Faisal Rachman mengatakan bahwa kini ia sedang mencoba menekuni bisnis ternak ayam petelur. Bisnis itu dirintis berawal dari hobi anak-anaknya mengonsumsi telur dan kini telah berjalan. Bahkan kini bakal  melebarkan sayap ke Kecamatan Kaubun.

Faisal Rachman

“Awalnya ya iseng-iseng berhadiah saja. Anak saya kebetulan suka sekali konsumsi telur, jadi saya coba-coba ternak ayam petelur,” imbuhnya saat dikonfirmasi, Jum’at (19/11/2021).

Anggota fraksi PDIP ini tak hanya sukses di bidang politik. Memanfaatkan halaman rumahnya yang luas, dirinya mulai membuka peternakan ayam petelur meskipun masih terbilang baru. Namun usaha yang baru dirintisnya ini tentu akan memberikan hasil yang menguntungkan.

Kesuksesan yang dia peroleh saat ini, tentu berkat kerja keras dan kecerdasan yang ia miliki. Kepandaiannya dalam melihat peluang menjadikannya pengusaha yang sukses. Berbekal keuletan, keberanian, dan relasinya membuatnya mudah dalam memasarkan hasil peternakannya.

“Ini masih uji coba semoga saja berhasil, saat ini ada 500 ekor ayam yang kita pesan dari Banjarmasin. Jika itu berhasil 85 persen saja ya hasilnya lumayan, dan sebagai informasi biasanya ayam identik dengan lalat namun di sini tidak ada sebab saya gunakan obat anti lalat jadi lebih aman,” ujarnya.

Sementara untuk ayam yang sudah kurang produktif atau maksimal umur dua tahun, maka ayam petelur bisa dijadikan ayam potong meskipun harga jualnya cukup rendah.

Saat ini, untuk pemasaran telur masih terbatas hanya di sekitar lingkungan tempat tinggalnya dan relasinya saja. Harga telur pun terjangkau untuk telur ukuran besar hanya dibanderol Rp 47 ribu per piringnya. Dirinya pun berencana akan mengembangkan usaha ayam petelur di Kecamatan Kaubun.

“Alhamdulillah ada lahan disana, saya mau coba kembangkan di Kaubun dalam waktu dekat,” jelasnya.

Meskipun mempunyai usaha yang banyak tetapi dirinya pun memiliki keluhan yang sama layaknya peternak ayam lainnya. Tingginya harga pakan ayam saat ini masih menjadi momok yang memberatkan bagi peternak.(adv)

Ini Alasan Fraksi PDIP Kutim Tak Ikuti Paripurna ke-49

November 22, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

Faisal Rachman dan Siang Gaeh

SANGATTA – Ketika DPRD Kutim menggelar Rapat Paripurna ke 49, pada Rabu (17/11/2021) malam, Fraksi PDI Perjuangan sengaja tidak ikut di dalamnya. Hal ini disebabkan, agenda rapat itu mengesahkan KUA PPAS, namun tidak disertai dengan lampirannya.

“Kami memilih berhati-hati dalam menyetujui putusan rapat, sehingga kami tidak hadir di rapat tersebut. Kami sudah meminta dokumen lampiran nota kesepatan KUA PPAS namun sampai waktu menjelang paripuran tidak kami peroleh,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sian Gaeh.

Lebih jauh dikatakan, mengapa pihaknya tidak mengikuti penandatanganan nota kesepakatan, karena tidak terpenuhinya permintaan Fraksi PDIP sehingga akhirnya sepakat untuk mengambil sikap dengan tidak menghadiri paripurna ke 49.

Sedangkan Faisal mengatakan, bukannya Fraksi PDI Perjuangan tidak mendukung program Bupati,  tapi pihaknya hadir untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik lagi dan lebih transparan. Pihaknya tidak ingin asal-asalan membuat dokumen karena dokumen negara yang dibuat itu sudah sewajrnya bisa diakses mengaksesnya.

“Ketidakhadiran kami bukan karena kami tidak ada. Kami ada di Kantor DPRD tapi kami memutuskan untuk tidak ikut dalam menyepakati nota kesepakatan KUA-PPAS sebelum dokumen lampirannya kami lihat dan pelajari,” kata Faisal.

Dikatakan, jika ada masyarakat yang bertanya kemudian tidak bisa menjawab mengenai besaran alokasi dan rincian anggaran yang terutnag dalam KUA PPAS, tentunya akan ditertawakan.

“Lebih baik kami tidak ikut dalam rapat saat penandatangangan nota kesepakan tersebut,” jelasnya. (adv)

Siang Berjanji Perjuangkan Infrastruktur

November 21, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA– Anggota DPRD Kutim Siang Geah berjanji akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. Antara lain menyangkut infrastruktur dan air bersih yang menjadi keluhan warga di pedalaman.

Siang Geah

“Aspriasi warga itu akan terus saya suarakan dan perjuangkan melalui lembaga legistalif maupun forum-forum lainnya. Saya berharap pemerintah bisa mengakomodir melalui program di dinas terkait,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Dijelaskan, daerah pemilihnnya seperti di kecamatan Kongbeng, Muara Wahau, Telen, Muara Ancalong, Muara Bengkal, Batu Ampar maupun Long Mesengat, masih membuthkan pembangunan infrastruktur dan air bersih yang memadai. Terutama di desa-desa, masih belum memadai fasilitas tersebut.

Ketika pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) beberapa waktu lalu, usulan itu juga disampaikan melalui Camat dan Kades di pedalaman. Pihaknya berharap pemerintah bisa mengakomodir aspirasi masyarakat itu untuk tahun 2022 mendatang.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kutim ini berharap, pembangunan insfrastruktur di kawasan pedalaman bisa dilaksanakan secara merata. Sehingga hubungan transporasi antar desa dan antar kecamatan bisa lebih lancar lagi. Beberapa kecamatan tersebut merupakan daerah pelosok Kutim, dan dinilai belum mendapatkan infrastruktur yang memadai.

“Karena anggaran terbatas, saya berharap infrastruktur jalan lebih diutamakan. Karena hal itu merupakan hal yang penting untuk masyarakat melakukan aktivitasnya sehari-hari,” tandasnya.  (adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb