Dinas Pariwisata Kaltim Gelar Table Top Meeting di Bali

June 15, 2022 by  
Filed under Wisata

BALI — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan “Table Top Meeting” untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Bumi Etam. Upaya melaksanakan Table Top Meeting bertujuan untuk  menggalakkan upaya promosi yang berujung pada peningkatan kunjungan wisatawan nasional maupun internasional.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kaltim,  Rastiawan Baihaqi menjelaskan salah satu langkah mendongkrak jumlah wisatawan ke Kaltim tersebut adalah dengan menjemput bola melalui gelaran Table Top Meeting ini. Karena, dalam kegiatan ini akan dipertemukan antara penggiat pariwisata, pengusaha dan beberapa perwakilan wisatawan.

Dijelaskan  Baihaqi, berdasarkan data Dinas Pariwisata Kaltim pada tahun 2022 Triwulan I, jumlah wisatawan domestik atau wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kaltim  berjumlah 445.414 orang. Sedangkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung masih di bawah 1.000 orang atau tepatnya sebanyak 882 orang.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan di tahun mendatang, akan semakin banyak lagi wisatawan berkunjung dan menikmati eksotisnya Provinsi Kaltim. Dan untuk memenuhi target tersebut, tentunya diperlukan usaha oleh seluruh pemangku kepentingan industri pariwisata di Kaltim.

“Harapannya terjadi kemitraan dan hubungan bisnis antara pelaku industri pariwisata di Kaltim, dengan biro perjalanan wisata di Bali maupun Indonesia yang semakin meningkat dan menguntungkan kedua belah pihak,” kata Baihaqi.

Table Top Meeting ini mempertemukan Business to Business (B2) yang berbentuk pasar wisata, mempertemukan sellers (penjual) dan buyers (pembeli) secara langsung. Apalagi kegiatan ini diikuti oleh 8 sellers, dan 22 buyers yang berasal dari biro perjalanan wisata di Provinsi Bali.

Seorang peserta, Lidya Hendi,  dari PT. Gema, menyatakan Table Top Meeting ini menjadi ajang yang positif bagi para pelaku industri pariwisata Kaltim, sebab mereka jadi memiliki kesempatan untuk mengenalkan dan memasarkan ragam paket wisata kepada calon wisatawan.

“Promosi yang terus-menerus seperti melalui Table Top Meeting ini, dapat menggairahkan potensi dan dinamika industri pariwisata di Kaltim. Saya berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar setiap tahun,” harapnya.

Sementara I Nyoman Sudiadnyana dari PT. Bali Esia Tour & Travel berpendapat,  ajang ini sangat bermanfaat untuk masyarakat atau wisatawan agar mengetahui keunggulan dan kondisi terkini destinasi wisata Kaltim.

“Kami juga jadi lebih mengetahui destinasi-destinasi lain di Kaltim yang bisa menjadi alternatif kunjungan wisatawan. Ini juga untuk mendorong mobilitas wisatawan yang lebih tersebar, sehingga tidak menumpuk pada destinasi wisata tertentu saja,” ujar Sudiadnyana.(yuliawan/ADV/KominfoKaltim)

Fachries dan Salwa Menangkan Kangmas Nimas Kota Batu 2022

June 13, 2022 by  
Filed under Wisata

BATU –  Fachries dan Salwa terpilih sebagai Kangmas Nimas Kota Batu 2022 pada ajang Duta Wisata, Kangmas Nimas Kota Batu 2022. Sebanyak 10 pasang Finalis Kangmas dan Nimas saling berkompetisi pada Grand final ajang Duta Wisata, Kangmas Nimas Kota Batu 2022 digelar Dinas Pariwisata Kota Batu di Hall Singhasari Resort Batu, Minggu (12/06/2022).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arif As Sidiq mengatakan, pemilihan duta wisata ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda Kota Batu yang mampu menjadi Kader dalam mempromosikan wisata Kota Batu.

“Kota Batu sebagai Kota Wisata perlu memiliki kader-kader terbaik yang bisa menjadi andalan pemerintah untuk mempromosikan pariwisata di Kota Batu,” kata Arief.

Sebelumnya, seluruh Finalis Kangmas Nimas telah menjalani rangkaian seleksi dan karantina. Dari 130 pendaftar, telah terpilih 10 Kangmas dan 10 Nimas.

Wali Kota Batu yang diwakili Wakil Walikota Punjul Santoso memberikan apresiasi atas digelarnya pemilihan duta wisata Kangmas Nimas Kota Batu.

“Semoga kegiatan ini dapat menghasilkan duta-duta wisata yang akan mempromosikan Kota Batu, dengan potensi yang luar biasa, perlu optimasi promosi melalui Kader-kader pariwisata untuk mendongkrak kunjungan wisata di Kota Batu,” katanya.

Dalam ajang ini dinobatkan lima kategori pemenang, Kangmas Nimas Kota Batu 2022 diberikan kepada Kangmas Fachries dan Nimas Salwa. Wakil 1 diberikan kepada Kangmas Hendi – Nimas Biji Bintang. Sedangkan Wakil 2 yakni kepada Kangmas Pascal dan Nimas Mefi.

Sebagai gelar atribut, Kangmas Nimas Persahabatan jatuh pada Kangmas Yoga dan Nimas Ayu, Serta Kangmas Nimas Berbakat diberikan kepada Kangmas Arnas dan Nimas Kristi. (buang supeno)

Batu Culture Festival 2022 Kebangkitkan Seni dan Kebudayaan Kota Batu

June 9, 2022 by  
Filed under Wisata

BATU – Ratusan Masyarakat Kota Batu memenuhi Sendratari Arjuna Wiwaha dalam pembukaan Batu Culture Festival 2022 yang digelar Dinas Pariwisata Kota Batu, Rabu (08/06) Sore.

Alunan gamelan dan persembahan Tarian Girimoyo turut menyambut kehadiran Wali Kota Batu,  Dewanti Rumpoko dan Wakil Wali Kota Batu, H. Punjul Santoso, beserta Forkopimda Kota Batu di Sendratari Arjuna Wiwaha.

Batu Culture Festival merupakan pertunjukan seni dan budaya khas Kota Batu yang merupakan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku seni untuk melestarikan kebudayaan dan sebagai wadah aktualisasi seniman Kota Batu.

Kepala Dinas Pariwisata  Kota Batu, Arief As Sidiq, mengatakan, selain melestarikan kebudayaan, kegiatan ini diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan ke Kota Batu.

“Batu Culture Festival ini diharapkan bisa menghadirkan wisatawan ke Kota Batu dengan wisata budayanya. Ini juga merupakan upaya untuk memulihkan perekonomian di sektor pariwisata,” kata Arief.

Arief menambahkan, dalam kegiatan ini sekaligus dilaunching 10 paket wisata tematik yang mencakup seluruh potensi dan daya tarik Kota Batu yang akan dipasarkan secara sistematis.

Wali Kota Batu,  Dewanti Rumpoko, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Harapannya, kesenian di Kota Batu bisa menarik minat wisatawan untuk berwisata.

“Kedepan saya harap bukan hanya orang Batu saja yang nonton, tetapi juga turis dan wisatawan dari luar negeri. Kita harus menunjukkan pertunjukan yang berkualitas, sediakan fasilitas yang baik dan pelayanan prima,” harap Wali Kota.

Batu Culture Festival digelar selama bulan Juni 2022 dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya. Mulai dari jaranan, bantengan, pentas sanduk, reog, rampak barong, hingga kompetisi karya sastra macopat.

Sujud Hariadi ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI ) Kota Batu, sangat mendukung penyelenggaraan Batu Culture Festival 2022, karena bisa mematik minat wisatawan dalam maupun mancanegara, apalagi jika dilaksanakan secara rutin setiap tahunya. (buang supeno)

Pasca Pandemi, Wisata dan Ekraf Kaltim Siap Bangkit

June 8, 2022 by  
Filed under Wisata

SAMARINDA – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur terus membangkitkan jumlah kunjungan wisata ke seluruh obyek wisata yang ada di 10 kabupaten/kota, pasca melandainya kasus pandemi Covid-19 di Kaltim dan seluruh Indonesia pada umumnya.

Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Restiawan Baihaqi menjadi pembicara bersama Wakil Ketua Komite Ekraf Kaltim Erwiantono, Fanty Wahyu Nurvita dari Hasendra Indonesia, dalam Bincang-bincang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) dengan tema “Pulih Bersama Serta Tumbuh Lebih Kuat dan Berkelanjutan” bertempat di PW Cafe and Resto Jalan Pandan Wangi Residence, Selasa (7/6/2022).

“Kegiatan ini salah satu kegiatan rutin tahunan Dispar, sebagai bahan informasi kepada teman-teman media maupun perangkat daerah serta masyarakat pada umumnya tentang perkembangan pariwisata di Kaltim,” ucap Eki panggilan akrab Restiawan Baihaqi.

Dijelaskan Restiawan,   saat ini menjadi persyaratan yang sangat penting bagi industri Parekraf untuk memulihkan kepercayaan wisatawan dalam upaya menggeliatkan kembali aktivitas pariwisata di seluruh Kabupaten/Kota di Kaltim yang memiliki banyak destinasi wisata..

Restiawan menuturkan Dinas Pariwisata Kaltim mencatat ada peningkatan jumlah wisatawan sebnayk 300 persen  pada musim libur panjang hari raya Idul Fitri beberapa bulan lalu. Peningkatan pengunjung wisatawan tersebut tak lepas dari menurunnya kasus Covid-19 di Kaltim juga karena dampak penetapan Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Sebelum hari libur lebaran Idul Fitri, kami sudah memprediksi akan ada lonjakan kunjungan pariwisata, karena dua tahun pandemi Covid-19 masyarakat dibatasi berpergian. Ternyata, benar, terjadi lonjakan kunjungan saat libur Idul Fitri,” ujarnya.

Dijelaskannya, jika masyarakat telah menganggap jika liburan menjadi kebutuhan keluarga. Tidak lagi memandang liburan keluarga haya sekadar untuk mengisi waktu saja. Khusus Titik Nol di Kecamatan Sepaku yang mendadak menjadi objek wisata, tercatat ada 21 ribu orang yang telah mendatangi Titik Nol yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo Tersebut.

“Namun, melonjaknya kunjungan wisatawan ini berdampak pada banyaknya sampah yang dibawa oleh pengunjung di IKN, khususnya di Titik Nol  yang memang tidak dipersiapkan sebagai obyek wisata,” jelasnya.

Dirinya melihat bahwa sektor pariwisata di IKN dan seluruh wilayah Kaltim sudah saatnya harus disiapkan untuk menerima pengunjunga yang jumlahnya sangat banyak. ‘Ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pariwisata saja tapi juga tanggung jawab masyarakat, mitra, swasta dan akademisi agar wisata Kaltim tetap berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite ekonomi Kreatif (Ekraf) Kaltim,  Erwiantono, mengatakan  dirinya tak terkejut dengan hasil survei yang dilakukan oleh Dispar Kaltim. Kaltim dinilai memiliki keunggulan komparatif yang kuat untuk wisata, khususnya wisata alam (ekowisata)  dibanding daerah lain.

“Keunggulan kita punya ikan Pesut di Desa Pela Kukar, gua Tapak Tangan di Sangkulirang, dengan umurnya memang benar-benar berusia ribuan tahun. Ini destinasi eksotik, tapi kita belum mengemasnya menjadi bisnis ekraf yang kompetitif,” ujar  Erwin.  (Yul/ADV/KominfoKaltim)

Malang 108 Rise and Shine Kayutangan Heritage, Kebangkitan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Kota Malang

June 6, 2022 by  
Filed under Wisata

MALANG  –  Malang 108 Rise and Shine Kayutangan Heritage menjadi titik awal kebangkitan ekonomi di sektor pariwisata Kota Malang. Kegiatan multi even ini digelar di sepanjang Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang pada Minggu (5/6/2022).

Optimisme kebangkitan ekonomi kreatif dan pariwisata di Kota Malang, Jawa Timur ditunjukkan dalam gelaran kegiatan bertajuk Malang 108 Rise And Shine Kayutangan Heritage. Kegiatan ini berlangsung selama 12 jam. Dimulai pukul 12.00 WIB dan berakhir pada pukul 24.00 WIB.

Sejumlah komunitas dan musisi meriahkan Kayutangan Heritage antara lain, Malang Drummer Community, Guitarisick, Kumpulan Bassis Malang, Kibordis Malang, Voice of Malang (Flashmob), Transisi Indonesia Raya hingga Malang Youth Orchestra.

Selain itu ada penampilan warga, pameran lukisan, bayar UMKM, voice over, lighting show, flashmob (MDC-Fire Dance-Matrix), modern dance, fashion on the street, video mapping hingga penampilan bebas komunitas Kota Malang.

“Jadi Kayutangan Heritage sebagai ikon pariwisata baru ini bisa membangkitkan kreatifitas pelaku ekonomi kreatif yang terdiri dari seni pertunjukan, musik, kriya, video, animasi, audio visual di Kota Malang itu bisa bangkit dan bersinar,” kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni.

Ida menuturkan, Pemkot Malang ingin memberikan ruang bagi potensi dan bakat dari Kota Malang untuk mengeksplor diri dalam wadah yang tepat. Apalagi selama pandemi melanda dua tahun, mereka tak bisa tampil di hadapan penonton atau di ruang terbuka.

“Ini titik awal kebangkitan ekonomi sektor pariwisata pasca pandemi di Kota Malang. Karena baru pertama kali kita gelar event terbesar di ruang terbuka. Kami ingin menumbuh kembangkan dan meningkatkan sektor sektor ekonomi kreatif yang ada di Kota Malang,” tandasnya.

Acara itu digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama kelompok pelaku hiburan dengan menutup sepanjang kawasan Kajoetangan di Jalan Jenderal Basuki Rahmat pada Minggu dari kendaraan bermotor. Ratusan orang berkumpul untuk menyaksikan pertunjukan hiburan yang digelar di sana.

Dalam sambutannya, Wali Kota Malang Sutiaji menyuarakan jargon dari identitas Arema atau Arek Malang yang memiliki arti Anak Malang.

Dia optimistis dunia pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Malang akan kembali bangkit setelah dihantam pandemi Covid-19 pada 2020 dan 2021.

“Salam Satu Jiwa, Arema! NKRI Harga Mati! kegiatan ini merupakan momen kebangkitan dari ekonomi kreatif untuk bisa kembali bergeliat setelah pandemi Covid-19,” kata Sutiaji.

Sutiaji mengungkapkan, tema bangkit dan bersinar (atau dalam bahasa Inggris yaitu Rise and Shine) diambil dengan harapan adanya bentuk akselerasi percepatan dari geliat dunia ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Harapan kami ketika kita bersama-sama kolaborasi dan akselerasi, maka Insyaallah bisa menggapai mimpi kita bahwa kita memang harus bangkit. Ekonomi kita harus bergerak dan kembalinya juga kepada pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Gelaran Malang 108 Rise And Shine yang terselenggaran di sepanjang Zona II dan III Kayutangan Heritage menjadi titik balik kebangkitan wisata Kota Malang pasca pandemi Covid-19.

Menurut Hariyadi, pelaku pariwisata Kota Malang acara 108 rise & Shine memberi semangatnya untuk bangkit setelah dua tahun collaps.

“Acara Malang 108 Rise and Shine merupakan salah satu acara yang mewadahi para pelaku ekonomi kreatif hingga pelaku seni untuk menunjukkan barang-barang yang diperjualbelikan,” ungkapnya.

Selain itu,  gelaran Malang 108 Rise and Shine juga merupakan cara untuk mengobati masyarakat yang sudah lama tidak melihat acara besar selama pandemi covid-19. (buang supeno)

« Previous PageNext Page »

  • vb